Midnight Academy
Selamat Datang Di MA Dimana Kamu Main RPG Berbasis Battle, School, etc, games, dan lain-lain Segera Lah Register Kalau Guest Dan patuhi aturan, jangan sungkan ikutan Gabung

Administrator Team


Welcome to Midnight Academy
 
HomeNewsCalendarGalleryFAQSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in
Midnight Academy
Forum AgoessNaruto ● Forum Diskusi Naruto
Tempat untuk para maniak Naruto
Paradox academy.
Mirai Academy
Public School, Official RPF
Animanga Indonesia Fan
Control Panel

Guest profile

Information

Preference

Signature

Avatar

Social

Friends and Foes

Memberlist

Groups

Private messages

Inbox

PM sent

Other

Topic is being watched

Switch account:



Share | 
 

 Pair Drabbles

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
Tsu
Special Admin
Special Admin
avatar

Member Title : Kurutte hey kids!
Jumlah posting : 389
Join date : 2013-11-08
Age : 22

PostSubject: Pair Drabbles   Mon Feb 01, 2016 1:03 pm

NanasexRin (Free!)—Hypocrite

"Haruka—kau kejam!"
"A—apa boleh buat—hari ini ada ujian.."

Rin tampak memalingkan wajahnya ke arah lain dengan kesal, sementara Haruka berusaha menenangkan sang kekasih yang sedang ngambek. Rencananya, hari ini mereka akan jalan-jalan setelah pulang sekolah, tapi karena besok ada ujian yang penting, Haruka terpaksa membatalkan janjinya.

"Dasar munafik—kalau tidak bisa janji, kenapa baru bilang sekarang... kenapa tidak dari kemarin?" Rin kini menatapnya dengan mata berkaca-kaca. "Tau, deh. Terserah! Kita putus!"

Brak, pintu rumah Haruka dibanting oleh Rin. Sementara Haruka mematung. Sebelum beberapa detik kemudian berjalan ke arah kamarnya dengan kesal.

"Tch—ujian sialan..." gumamnya sembari meletakkan buku paket Biologi di atas meja belajarnya, dan mulai membaca. Setelah 15 menit membaca, ia meraih ponselnya di saku dan mengetikkan suatu nomor.

"—Makoto? Ini aku."

•••

"AHAHAHAHAHA!" Makoto tampak tertawa puas sembari memukul-mukul meja di restoran tersebut. Haruka menatapnya dingin. Sebelum berubah menjadi tatapan marah. "Hei, kenapa malah tertawa!? Ayolah, kau 'kan sahabatku. Kenapa kau tidak menanggapi curhatanku dengan solusi!?" teriak Haruka. Makoto mengangkat kedua tangan setinggi dada. "Oke, oke—akan kujawab! Tapi kau tenang dulu."

Haruka menghela napas. Kedua tangannya dilipat di depan dada. "—aku mendengarkan," ucapnya. Makoto memasang senyum simpul. "Baiklah, ini masalah yang sedikit sulit—tapi, kesalahan ada pada kalian berdua. Terutama kamu. Perjanjian itu tidak boleh dibuat kalau ada halangannya, dan halangan tersebut sudah diketahui oleh sang pembuat." jelas Makoto.

"—lalu, soal Rin. Salahnya juga karena terlalu serius dalam menanggapi sesuatu—tepatnya, mudah sekali ngambek. Bukan tipe yang bisa kau hadapi, tapi tenang saja. Lakukan hal-hal yang kusebutkan..."

•••

Ketukan pelan terdengar di pintu rumah Rin. Rin yang sedang membaca majalah dengan cepat berjalan ke arah pintu, ketika ia membukanya—ia disambut dengan mawar merah. Tentu saja, yang dipegang oleh Haruka.

"—maafkan aku.. aku telah melanggar janjiku padamu," mawar itu diberikan. "Karena itu. Besok setelah pulang sekolah, kita akan pergi ke tempat yang kau suka, sampai tengah malam sekalipun. Dan nanti, ketika liburan musim panas—aku... akan mengajakmu keliling dunia."

Rin tersenyum senang. Dengan cepat diterimanya buket bunga itu, dan dengan segera dipeluknya Haruka.

Namun, setelah itu, Haruka berucap..

"Yang terakhir itu kubohongi."
Back to top Go down
View user profile
 
Pair Drabbles
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» Maotsujun Dialogues [drabbles]

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Midnight Academy :: Member Creativity :: Karangan Cerita-
Jump to: