Midnight Academy
Selamat Datang Di MA Dimana Kamu Main RPG Berbasis Battle, School, etc, games, dan lain-lain Segera Lah Register Kalau Guest Dan patuhi aturan, jangan sungkan ikutan Gabung

Administrator Team


Welcome to Midnight Academy
 
HomeNewsCalendarGalleryFAQSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in
Midnight Academy
Forum AgoessNaruto ● Forum Diskusi Naruto
Tempat untuk para maniak Naruto
Paradox academy.
Mirai Academy
Public School, Official RPF
Animanga Indonesia Fan
Control Panel

Guest profile

Information

Preference

Signature

Avatar

Social

Friends and Foes

Memberlist

Groups

Private messages

Inbox

PM sent

Other

Topic is being watched

Switch account:



Share | 
 

 Let's Have Fun!

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
Hikari
Exam Student
Exam Student
avatar

Member Title : I'm okay.
Jumlah posting : 17
Join date : 2014-10-15

PostSubject: Let's Have Fun!   Tue Feb 10, 2015 10:27 am

Sabtu, pukul 07.00 pagi.

Pagi itu, aku terbangun pada jam 5 pagi karena telepon yang kuterima dari temanku. Ketika aku menjawab, temanku hanya berkata 'kita harus bertemu di stasiun Hakamoto pada jam 7 pagi'. Aku hanya mengiyakan permintaannya sebelum kembali tidur pulas. Setelah satu jam tertidur, dengan segera aku bangun, bersiap-siap untuk pergi ke stasiun walau aku tak perlu berkemas segala karena stasiunnya dekat dengan rumahku.

"Yo. Lama nunggu?" tanyaku pada temanku yang sedang merangkul ransel hitam pekatnya. Ia hanya menggeleng sembari mengajakku masuk ke dalam gerbong 5 yang sudah ia pesankan. Di tengah perjalanan kami dari Tochigi menuju Kyoto, kami tetap bungkam sebelum temanku akhirnya berkata. "Hei, setibanya di Kyoto kita akan bermain suatu permainan yang unik. Kau akan melihatnya nanti," aku hanya bisa terdiam mendengar perkataan temanku itu.

Pukul 13.30 siang.

Siang pukul 1, kami sudah tiba di Kyoto dalam kurun waktu yang lumayan cepat. Kami segera mampir di restoran untuk mengganjal perut yang sudah lapar. setelah makan, temanku mengajakku untuk pergi ke salah satu kuil di Kyoto. Aku bukan seorang entitas yang religius, namun aku mengiyakan saja ajakan temanku. Setibanya di kuil, aku dikejutkan dengan kedatangan beberapa teman sekelasku yang kini sedang memasang wajah kebingungan.

"Disini arena pertarungannya," ucap temanku sembari mulai berjalan ke tengah lapangan. "Aku berkelompok denganmu, Guest. Kita akan memecahkan kode maupun kasus-kasus yang diberikan oleh penguji di sini," apa? "Tunggu, tunggu. Bisa kau ulangi perkataanmu yang barusan?" tentu saja. "Kita akan diuji. Kau belum paham juga? E-mail-ku kemarin sore menjelaskan semuanya. Sekarang, kita perlu berfokus pada ujian ini."

Tampak sebuah speaker bersuara. "YAP!! Kalian telah hadir di pesta ini. Kalian akan diuji di sini. Kasus pertama, bertipekan kode. Mari kita lihat cuplikan berikut."

Tampak sebuah layar di sana, yang bertuliskan :

case 1 wrote:
aku sedang berjalan di dekat sebuah minimarket, ketika itu temanku mengajakku
"hey, bagaimana kalau kita berburu hantu??"
diiringi dengan teman2-ku yang lain.
aku, diriku memang penakut tapi mungkin aku dapat menguji rasa takut ku di sini.
ketika itu, aku diajak oleh temanku ke sebuah sekolah yang sudah ditutup tahun lalu karena suatu pembunuhan. agar nama baik sekolah, kepala sekolah dan guru2 beserta staff2 sekolah tsb tidak hancur maka mereka menutup sekolah tsb
ketika kami tiba, teman2-ku langsung berpencar menjadi dua kelompok. aku dan sahabat karibku pergi ke perpustakaan. kira2 begini skemanya :

AKU & SAHABAT KARIB ---> PERPUSTAKAAN
TEMAN 1 & TEMAN 2 ---> KELAS 1-B
TEMAN 3 & TEMAN 4 ---> KELAS 2-A
TEMAN 4 & TEMAN 5 ---> RUANG GURU
TEMAN 6 & TEMAN 7 ---> (TEMPAT PEMBUNUHAN TERJADI) TOILET

aku dan sahabat karibku, awalnya kami mengecek beberapa tempat namun di suatu tempat terdengar bunyi 'brakk' yang lumayan keras
aku dan sahabat karibku menghentikan 'operasi' kami dan berjalan menuju tempat tsb, rupanya teman2 kami juga melakukan hal yg serupa
rupanya asal suara tsb adalah dari RUANG GURU
teman2 kami termasuk yg menginspeksi di ruang guru tampak terkejut
menurut kesaksian teman2 kami yg di ruang guru, mereka melihat sekelebat bayangan di tengah gelapnya malam, namun mereka tak tahu berapa jumlah bayangan tsb / ukuran bayangan tsb / sedang apa bayangan tsb karena mereka tidak terlalu memperhatikan
namun, ketika kami melakukan inspeksi di ruang guru, kami menemukan suatu surat yg berisikan
'AKU adalah orang terkutuk yg terkurung di dalam sangkar
AKU tak bisa melakukan apa2 kecuali meratapi nasib'

Sebelum tulisan tersebut menghilang. Namun pada meja di depan kami berdua, terdapat tulisan pada layar barusan. "Saa, sekarang, bisakah kalian memecahkan kasus tersebut? Ingat! 1 poin untuk jawaban yang cukup benar, 3 poin untuk jawaban yang tepat dan benar, -1 untuk jawaban yang salah. Kalian diberi kesempatan untuk menjawab selama 3 kali."

The game begins..




Kelompok terdiri dari 3 kelompok. Disini, saya bergerak selaku pemberi kuis. 1 kelompok = 2 orang. Jumlah max. untuk orang yang ikut ialah 6 orang, selebihnya tidak akan diterima.

Kelompok 1 :
Kelompok 2 :
Kelompok 3 :
Back to top Go down
View user profile
Sasaki
SuperHero Student
SuperHero Student
avatar

Member Title : Sa-sa-ki!
Jumlah posting : 68
Join date : 2013-10-06
Age : 27

PostSubject: Re: Let's Have Fun!   Sat Jun 20, 2015 3:34 am

Tanya2 dulu, takutnya salah   :gakmau:

o Coba ceritakan kejadian pembunuhannya  :mikir: pasti bakal ada jawaban yang nyelip disana~

o 'AKU adalah orang terkutuk yg terkurung di dalam sangkar
AKU tak bisa melakukan apa2 kecuali meratapi nasib'

Terkutuk = pembunuh
Mungkin orang itu pembunuhnya  :mikir: tapi, yang gak gw paham itu bagian 'meratapi nasib'. Maksudnya apaan ya..
Back to top Go down
View user profile
Minori "Noha" Minoguchi
Funny-Staff-Staff-Genit
Funny-Staff-Staff-Genit
avatar

Jumlah posting : 129
Join date : 2013-08-15

PostSubject: Re: Let's Have Fun!   Mon Jan 23, 2017 1:05 pm

Ikut kelompok 1 bareng Sasaki


Quote :
aku sedang berjalan di dekat sebuah minimarket, ketika itu temanku mengajakku
"hey, bagaimana kalau kita berburu hantu??"
diiringi dengan teman2-ku yang lain.
aku, diriku memang penakut tapi mungkin aku dapat menguji rasa takut ku di sini.
ketika itu, aku diajak oleh temanku ke sebuah sekolah yang sudah ditutup tahun lalu karena suatu pembunuhan. agar nama baik sekolah, kepala sekolah dan guru2 beserta staff2 sekolah tsb tidak hancur maka mereka menutup sekolah tsb
ketika kami tiba, teman2-ku langsung berpencar menjadi dua kelompok. aku dan sahabat karibku pergi ke perpustakaan. kira2 begini skemanya :

AKU & SAHABAT KARIB ---> PERPUSTAKAAN
TEMAN 1 & TEMAN 2 ---> KELAS 1-B
TEMAN 3 & TEMAN 4 ---> KELAS 2-A
TEMAN 4 & TEMAN 5 ---> RUANG GURU
TEMAN 6 & TEMAN 7 ---> (TEMPAT PEMBUNUHAN TERJADI) TOILET

aku dan sahabat karibku, awalnya kami mengecek beberapa tempat namun di suatu tempat terdengar bunyi 'brakk' yang lumayan keras
aku dan sahabat karibku menghentikan 'operasi' kami dan berjalan menuju tempat tsb, rupanya teman2 kami juga melakukan hal yg serupa
rupanya asal suara tsb adalah dari RUANG GURU
teman2 kami termasuk yg menginspeksi di ruang guru tampak terkejut
menurut kesaksian teman2 kami yg di ruang guru, mereka melihat sekelebat bayangan di tengah gelapnya malam, namun mereka tak tahu berapa jumlah bayangan tsb / ukuran bayangan tsb / sedang apa bayangan tsb karena mereka tidak terlalu memperhatikan
namun, ketika kami melakukan inspeksi di ruang guru, kami menemukan suatu surat yg berisikan


'AKU adalah orang terkutuk yg terkurung di dalam sangkar
AKU tak bisa melakukan apa2 kecuali meratapi nasib'

Alright, let's analyze it:
[ Jawaban #1 ]
> Siapa "aku"?
Kemungkinan besar aku adalah si pembunuh. Bisa dibuktikan dengan apa yang ada di kalimat selanjutnya, "orang terkutuk yang terkurung di dalam sangkar". Bisa jadi pembunuh itu mengisolasi dirinya sendiri/para guru mengurungnya di ruang guru karena relasi para guru dengan orangtua murid itu cukup dekat, atau bahkan ia merupakan anak dari salah satu guru.

> "Meratapi nasib"? Maksud lo?
Kemungkinan besar jawabannya adalah ia diisolasi di situ & tidak akan dilepaskan ke dunia luar. Mengapa bisa, mungkin karena ia dipergoki ketika ia tengah membunuh seseorang di toilet. Kejadian itu dilaporkan ke kepala sekolah, dan bukannya dipenjara ia malah diisolasi di situ, ya karena mungkin orangtuanya memiliki relasi yang cukup dekat dgn salah satu guru/ia merupakan anak salah satu guru disitu. Nah, karena ia diisolasi di ruang guru, ia tak bisa keluar.

> Kesimpulan
#1: "Aku" adalah si pembunuh.
#2: Ia (kemungkinan) diisolasi di ruang guru/di dalam sekolah karena ia adalah anak dari salah satu guru/orangtuanya memiliki relasi dekat dengan salah satu guru. Apabila ia dipenjara, pasti orangtuanya akan mengadu ke kepala sekolah. Itulah maksud dari "tak bisa apa-apa kecuali meratapi nasib"

_________________

Thanks, Tsu!
Back to top Go down
View user profile
Tsu
Special Admin
Special Admin
avatar

Member Title : Kurutte hey kids!
Jumlah posting : 388
Join date : 2013-11-08
Age : 22

PostSubject: Re: Let's Have Fun!   Sun Sep 10, 2017 10:22 am

Ane ketua kelompok 2 :v


Quote :
aku sedang berjalan di dekat sebuah minimarket, ketika itu temanku mengajakku
"hey, bagaimana kalau kita berburu hantu??"
diiringi dengan teman2-ku yang lain.
aku, diriku memang penakut tapi mungkin aku dapat menguji rasa takut ku di sini.
ketika itu, aku diajak oleh temanku ke sebuah sekolah yang sudah ditutup tahun lalu karena suatu pembunuhan. agar nama baik sekolah, kepala sekolah dan guru2 beserta staff2 sekolah tsb tidak hancur maka mereka menutup sekolah tsb
ketika kami tiba, teman2-ku langsung berpencar menjadi dua kelompok. aku dan sahabat karibku pergi ke perpustakaan. kira2 begini skemanya :

AKU & SAHABAT KARIB ---> PERPUSTAKAAN
TEMAN 1 & TEMAN 2 ---> KELAS 1-B
TEMAN 3 & TEMAN 4 ---> KELAS 2-A
TEMAN 4 & TEMAN 5 ---> RUANG GURU
TEMAN 6 & TEMAN 7 ---> (TEMPAT PEMBUNUHAN TERJADI) TOILET

aku dan sahabat karibku, awalnya kami mengecek beberapa tempat namun di suatu tempat terdengar bunyi 'brakk' yang lumayan keras
aku dan sahabat karibku menghentikan 'operasi' kami dan berjalan menuju tempat tsb, rupanya teman2 kami juga melakukan hal yg serupa
rupanya asal suara tsb adalah dari RUANG GURU
teman2 kami termasuk yg menginspeksi di ruang guru tampak terkejut
menurut kesaksian teman2 kami yg di ruang guru, mereka melihat sekelebat bayangan di tengah gelapnya malam, namun mereka tak tahu berapa jumlah bayangan tsb / ukuran bayangan tsb / sedang apa bayangan tsb karena mereka tidak terlalu memperhatikan
namun, ketika kami melakukan inspeksi di ruang guru, kami menemukan suatu surat yg berisikan


'AKU adalah orang terkutuk yg terkurung di dalam sangkar
AKU tak bisa melakukan apa2 kecuali meratapi nasib'

Analisa:
Jelas sekali kalau clue-nya disini adalah isi dari surat yang ditemukan di ruang guru sekolah itu.
Nama si AKU ditulis dengan huruf kapital semua, kenapa? Karena dia menitikberatkan identitasnya disitu. Yang berarti, isi dari surat tersebut sangatlah merujuk pada identitasnya. Terlebih, dia memang sengaja begitu agar identitasnya segera diketahui, dia benar-benar menyesal atas apa yang dilakukan.

> orang terkutuk yang terkurung di dalam sangkar
Dia tak bisa keluar, gimanapun dia berusaha
("dia" means "AKU", btw)
Jadi dia ini, gabisa keluar dari situ, walau dia pengen. Karena dia terkurung di dalam sangkar! Haha get it?
Untuk hal ini ada dua kemungkinan:

  1. Si "AKU" pembunuhnya, dan dia terkurung di sekolah itu untuk suatu alasan.
    Nah untuk alasan tersebut, bisa karena 1) dia memang sengaja diisolasi di sekolah tersebut, dan nggak bisa keluar karena...entah, mari kita diskusikan, anggota kelompok 2! dan 2) dia tinggal disitu. : ) kali ini aku ngeskakmat pendapat kelompok Noha.
    Menurutku ni ya, nggak mungkin orang bisa terkurung di sekolah yang sudah lama ditelantarkan DAN MASIH HIDUP SAMPAI SEKARANG. Wow.
  2. Si "AKU" pembunuhnya, dan dia....BEBAS!
    Yup dia bebas, bahkan bisa jadi dia termasuk kawannya si tokoh utama yang ikutan 'berburu hantu'.
    Dia nulis itu karena dia menyesal sudah membunuh, bahkan walau sudah bertahun-tahun yang lalu dia masih nyesal. "Harusnya aku nggak ngelakuin itu dulu" "kenapa dulu aku ngebunuh orang" "aku mau mati aja" "harusnya aku nggak dibiarin bebas begini", sekedar skema pikiran orang yang nyesel sudah ngebunuh orang lain. Disini lagi2 pendapat Noha kuskakmat.


> tak bisa apa-apa kecuali meratapi nasib
Ini lebih bisa dikolerasikan sama poin no.2 dari pendapatku diatas.
Dia nyesel sudah membunuh, jadi..ya..meratap.
Coba baca skema-skema pikirannya.

> poin yang perlu diperhatikan dalam cerita itu
menurut kesaksian teman2 kami yg di ruang guru, mereka melihat sekelebat bayangan di tengah gelapnya malam, namun mereka tak tahu berapa jumlah bayangan tsb / ukuran bayangan tsb / sedang apa bayangan tsb karena mereka tidak terlalu memperhatikan

Disini mereka membahas jumlah. Berarti, menurut mereka bayangan itu ada lebih dari satu. Note that.

Kegiatan yang 'tampaknya' dilakukan bayangan tersebut juga ikut andil. Menurutku,
kalau ada bayangan tak dikenal di suatu tempat, yang dilakukan bayangan itu pastilah merangkak dengan cepat ninggalin tempat itu. Disini, apa yang dilakukan bayangannya nggak dideskrip. Berarti bisa ngapain aja dong? Lagi makan, lagi minum & lagi pup?
Kalau bayangan itu nggak jalan/lari/merangkak, berarti bayangan itu stay disitu aja?
NAH, KENAPA NGGAK DIKEJAR BAYANGANNYA KALAU GITU?

Karena nggak memperhatikan, ya aneh. Adanya bayangan misterius di tempat kosong itu harus diselidiki, cui. "Nggak terlalu memperhatikan" itu cuma kata2 yang bisa keluar kalau kita ada melihat hal yang lazim bagi kita dan kayaknya hal itu cocok aja sama sekelilingnya. Misalnya, buku yang kita cari ternyata ada di bagian tengah tumpukan buku. Itu karena kita nggak terlalu memperhatikan, karena kelihatannya semuanya wajar2 aja.

Nah ini, bayangan misterius. Ya pasti diperhatikan dong.

Lalu mengenai suara 'brakk'. Menurutku suara 'brakk' itu asalnya ada beberapa, 1) bunyi benda jatuh, 2) bunyi benda kebentur, 3) bunyi benda yang dihantam ke tempat yang keras.
Kenapa pada heboh bayangan aja, padahal ada bunyi yang lebih krusial?
Kenapa nggak dicari penyebab bunyinya?
Kalau dikolerasikan dengan poin "kegiatan yang dilakukan bayangan tsb" yang udah kubahas tadi, menurut asumsiku si 'bayangan' ini jatuh terjerembab, atau ngejatuhin benda/ngehantam sesuatu. Kalau misalnya dia jatuh terjerembab, pastilah langsung dikejar sama teman 4 & 5 ini. Kalau misalnya ngejatuhin benda, pastilah benda tsb sudah di-mention. Kalau ngehantam sesuatu, pastilah langsung dikejar sama teman 4 & 5. Soalnya ngumpulin energi ngehantam sesuatu SAMPAI KEDENGARAN KEMANA2 pastilah perlu energi yang sangat...sangat...sangat...SPARTA! *krik* dan pastinya buat ngumpulin tenaga buat lari pastinya perlu jeda sedetik-dua.

Jawaban:
Sebenarnya ada beberapa versi jawaban, tapi aku belum tau yang mana yang paling benar. Ya, cekidot dah.

  • Itu bayangan teman 4 & teman 5 doang.
    Bisa jadi mereka berdiri di bawah cahaya bulan, lalu bayangan mereka kepantul ke dinding. Mereka awalnya kaget, tapi setelah sadar itu bayangan mereka sendiri, mereka memutuskan buat ngerjain si aku+teman2 yang lainnya.
    Suara "brakk"....itu digunakan buat memancing teman2 yang lain buat datang ke ruang guru. Tapi kuharap bukan ini jawabannya, soalnya ya kayak gampang bgt kalau jawabannya ini doang :bang:


_________________

YatoRi for Laifu!

Tokyo Ghoul (Discuss) | Shingeki no Kyojin (Discuss) | Set Request & Set Results | PERSYARATAN ENDORSE TOPIK! (ongoing)

FC...:
 
Back to top Go down
View user profile
Sponsored content




PostSubject: Re: Let's Have Fun!   

Back to top Go down
 
Let's Have Fun!
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Midnight Academy :: Game, Freedom & Disscusion :: Puzzles-
Jump to: